Minggu, 30 September 2012

Teknik Renang Gaya Punggung

 
Setelah mempelajari renang gaya bebas dan gaya dada pada post sebelumnya, kali ini kita akan lanjut ke gaya yang tingkat kesulitannya lumayan sulit, yaitu renang gaya punggung. Langsung aja ya check thi out :D

GERAKAN TANGAN RENANG GAYA PUNGGUNG

Posisi awal tangan lurus di atas kepala, kemudian ayunkan tangan ke belakang dekat dengan pinggang. Lalu angkat tangan ke permukaan air hingga kembali ke posisi awal. Kemudian lakukan hal yang sama dengan tangan satunya lagi, dan lakukan secara bergantian. Ketika akan memasukan tangan ke dalam air, usahakan telapang tangan yang masuk terlebih dahulu ke dalam air. Hal tersebut ditujukan untuk memperkecil tekanan dari air.

GERAKAN KAKI RENANG GAYA PUNGGUNG

Posisi kaki tidak terlalu dekat dengan permukaan air, sebaiknya agak masuk ke dalam kolam agar kecepatan yang dihasilkan mekasimal dan juga memudahkan kepala untuk tetap berada di atas permukaan air. Lalu kedua kaki harus berdekatan satu sam lain dan telapak kaki diruncingkan sejajar dengan tulang kaki. Kemudian kaki digerakan naik turun secara bergantian (kiri - kanan). Gerakan kaki harus cukup cepat agar arah berenang tetap lurus ke depan. Diusahakan dalam renang gaya punggung kaki bergerak konstan agar tidak berbelok.

KEUNTUNGAN
 
Keuntungan gaya punggung perenang tidak mengalami kesulitan dalam pengambilan nafas karena kepala menghadap keatas, sehingga memungkinkan perenang untuk mengambil nafas kapanpun diperlukan.

KESULITAN

Kesulitan gaya punggung perenang tidak bisa melihat garis finish, untuk mengetahui apakah perenang sudah dekat garis finish dapat dihitung dengan langkah atau ayunan kaki (nn).

Jumat, 28 September 2012

Sebanyak 1.304 Mahasiswa Ikuti Olimpiade Science Nasional di UPI

 
Universitas Pendidikan Indonesia menggelar Olimpiade Science Nasional (OSN) khusus wilayah Jawa Barat bersama Pertamina, Selasa (25/9/2012), di Gedung Balai Pertemuan Umum UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Prof. Dr. Asep Kadarohman dalam sambutannya memaparkan, UPI menjadi salah satu tempat pelaksanaan OSN untuk wilayah Jawa Barat yang diikuti 1.304 peserta.  Tempat pelaksanaan yang lain adalah di ITB, IPB dan Universitas Padjadjaran.  Ini menunjukkan bahwa jumlah peserta melebihi target yang direncanakan, dan pada tahun sebelumnya yang berjumlah 1.008.


Khusus jumlah peserta OSN di UPI 483 orang  dari 16 perguruan tinggi yaitu UPI, IT Telkom, Unpar, STKS, Poltek Negeri Bandung, Universitas Subang, Unjani, Unikom, Unisba, Sampoerna of Education, Universitas Widyatama, Universitas Pasundan, Politeknik Piksi Ganesa, Politeknik Manufaktur Bandung, Unla, STT Mandala Bandung, ITB, UIN Sunan Gunung Jati, Unpad, Unsil, STKIP Garut, IAIN Syeh Nurjati Cirebon, IPB, Univ Djuanda Bogor, Akademi Kimia Analis Bogor, Unpak, dan Univ Ibnu Khaldun Bogor.

Prof. Asep menegaskan bahwa pada dasarnya melalui OSN ini dapat diketahui posisi kemampuan akademik dalam basic sains.  Ia berpesan kepada peserta baiknya mengerjakan soal dengan tersenyum. Hal ini sesuai dengan teori psikologi bila mengerjakan dengan riang maka aliran darah lancar ke otak dan mengerjakan hasil tes akan lebih mudah.  Kemudian mahasiswa setelah mengikuti kegiatan ini dapat termotivasi secara sehat. Basic science pada dasarnya perlu diketahui oleh masyarakat secara luas, karena tidak akan maju bila tidak menguasainya. 

Peserta menjalani test best theory untuk mengukur pengetahuan materi peserta, dan science projectScience project adalah tes menguji kemampuan dalam mengembangkan riset untuk membuat  produk yang lebih baik khususnya sesuai tema green energy dan green technology.   Sistem penilaian tersentralisasi di Jakarta.  Universitas Indonesia sebagai panitia pusat dan UPI sebagai PIC atau penanggung jawab pelaksana yang bekerja sama dengan Pertamina.

Sarini Abdullah M.Stat dari FPMIPA Universitas mewakili Ketua Pelaksana /panitia pusat Dr. rer. Nat. Abdul Haris menyampaikan rasa terima kasih kepada UPI  selaku PIC  di tingkat Provinsi Jawa Barat.  OSN ini sudah terlaksana sejak lima tahun yang lalu, dan sudah didukung oleh 33 perguruan tinggi negeri  di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan sepenuhnya dari Dirjen Dikti.


Wanita ini menyatakan bahwa pada dasarnya kegiatan bertema green energy dan green technology  dengan memiliki tujuan sebagai berikut :  1) Menjaring para mahasiswa yang memiliki penguasaan sains secara komprehensif. 2) Menghasilkan generasi Indonesia yang mampu berfikir kritis, cerdas, inovatif melalui kecintaan terhadap sains. 3) serta membangun kesadaran pentingnya berprestasi bagi generas muda untuk kepentingan bangsa dan Negara.  Pada dasarnya kompetisi ini tidak hanya sekedar membagi bagi hadiah namun merupakan media sosialisasi program Pertamina sekaligus menjaring pemikiran mahasiswa bagi perusahaan ini dalam melaksanakan kebijakan “Program Pertamina Sobat Bumi.”

 

Kompetisi OSN memperkenalkan model kompetisi baru yaitu science project sebagai bentuk penyempurnaan model kompetisi best presenter. Sistem kompetisi science project divisualisasikan oleh para peserta melalui scientific paper dan aplikasi model.  Diharapkan dari kompetisi ini menghasilkan model/prototype karya cipta yang dapat memberikan sumbangan bagi kemajuan sains di Indonesia.

Pelaksanaan sistem kompetisi pada bidang studi Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi, dilakukan dua tahap di tingkat provinsi (25/9/2012) di 37 perguruan tinggi mitra diikuti 18.000 peserta teori.  Dari hasil seleksi tersebut akan dijaring 9 peserta terbaik untuk setiap bidang yang akan diumumkan 1 Oktober 2012.  Tahap selanjutnya ditingkat propinsi akan dilaksanakan pada 8 Oktober 2012 melaklui mekanisme seleksi essay dan presentasi makalah soal open ended.  Kemudian tahap seleksi secara nasional dilakukan bagi juara I, II, dan III dari setiap propinsi yang bila bergabung menjadi 132 peserta dalam seleksi pusat di Jakarta pada 26-30 November 2012.

Sedangkan untuk sistem kompetisi science project dilaksanakan beberapa tahap yaitu poster session (25/9/2012), Seleksi Makalah/desk evaluation (26-30/9/2012), Seleksi Regional (8/10/2012), dan seleksi Nasional (26-30/9/2012).  Pada tahap poster science akan ditetapkan poster terfavorit provinsi, akan ditetapkan 4 makalah terbaik regional (sesuai 8 wilayah regional operasional pertamina) yang akan diumumkan 1 Oktober 2012.


Agus Taufik Harahap Sales Manager Bandung Fuel Retail Marketing Region III menyampaikan sambutan mewakili Direktur Utama Pertamina Karen Agussetiawan. Bagi
Pertamina kegiatan OSN ini merupakan tahun kelima, dan penyelenggaraan kompetisi ini semakin meningkat terutama dari jumlah peserta dan juga para peminatnya. Kegiatan ini makin dikenal dan menimbulkan ketertarikan dari mahasiswa yang jumlahnya semakin meningkat dari tahun ke tahun.  Pertamina memberikan apresiasi pada kegiatan ini yang semula bernilai 1 Milyar menjadi 2.8 Milyar.  Dan penghargaan tidak saja akan diberikan kepada mahsiswa, namun juga akan diberikan kepada perguruan tinggi yang mampu mengantarkan mahasiswanya untuk berprestasi.

Kegiatan yang didukung oleh Kementrian Pendidikan ini memang kompetisi yang besar, karena jumlah partisipasi yang setiap tahun dapat ditingkat kan. Hal ini dapat menjadi media kepada rekan mahasiswa lainnya berpartisipasi pada event lainnya.  Tentunya tetap diharapkan adanya bantuan Perguruan Tinggi lainnya untuk bergabung di OSN pada masa mendatang.  Peningkatan kredibelitas para pemenang tidak hanya saja jago di atas kertas namun juga harus mampu membuat project science yang mampu membuat karya real.   Sungguh diharapkan lahirnya para ahli sains kompeten di masa depan yang mampu berinovasi agar mampu menjadi bisnis sains di masa mendatang.  Tentunya hal ini akan mampu meningkatkan corporate secara strategis dalam kebijakan dan langkahnya yang memiliki dampak positif berkelanjutan di masa mendatang. 


Kegiatan ini merupakan upaya mewujudkan bangsa yang berkualitas di masa mendatang, khususnya dalam menghasilkan putra dan putrid yang terbaik dari segi science.  Apabila melihat usaha di bidang  usaha oil and gas tentunya membutuhkan sumber daya manusia dari berbagai jenis pendidikan terutama para sarjana untuk mengelola Pertamina sebagai milik Indonesia. Muaranya diharapkan dapat mensejahterakan rakyat Indonesia.

Pembantu Rektor UPI Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan  Prof. Dadang Sunendar M.Hum menyatakan bahwa kompetisi ini amat sehat. Ucapan selamat datang pun dihaturkan atas kehadiran dari 16 perguruan tinggi baik  negeri dan swasta di wilayah Jawa Barat. Peningkatan yang signifikan dari jumlah peserta  menunjukan kinerja optimal Dekan FPMIPA dan jajarannya.  Kontinuitas dukungan Pertamina amat baik, karena mampu memfasilitasi, mendorong  generasi muda yang pintar dan berbakat untuk berkembang lebih baik.

“Kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kegiatan mahasiswa yang berguna, diharapkan ke depan akan ada olimpeade dalam bidang-bidang tertentu lainnya yang akan bergulir.  Tahun ini pertamina dan panitia dengan mengadakan program science project ,  adalah tepat dan didambakan masyarakat  dan pemerintah terutama dengan  tema green energy. Hal ini sesuai dengan adanya kompetisi otomotif di  sirkuit Sepang Malaysia  dua bulan yang lalu berusaha mencari bahan bakar yang hemat energy.  Hal ini menunjukkan kompetisi OSN sangat relevan dan memiliki tujuan yang sama, karena solusi energi memang dibutuhkan oleh masyarakat yang diharapkan ditemukan melalui kegiatan ini.”ujar Prof. Dr. Dadang Sunendar saat membuka acara tersebut.

Karyawan UPI Lakukan Pelatihan Sistem Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum


Direktorat Perencanaan dan Pengembangan Universitas Pendidikan Indonesia menggelar pelatihan pengisian kerja dan anggaran tahunan (RKAT ) tahun anggaran 2013 kepada operator monev unit kerja di lingkungan UPI, Rabu dan Kamis (26 & 27/09/2012) di Gedung Direktorat Teknologi dan Komunikasi kampus UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Sejalan dengan perubahan status kelembagaan dari UPI BHMN menjadi UPI PTP pada bulan Maret 2012 dan dengan disahkannnya Undang-Undang  Pendidikan Tinggi No. 12 Tahun 2012 pada tanggal 13 Juli 2012, maka status UPI menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH).

Sebagai konsekuensi perubahan tersebut, UPI dituntut menyiapkan perangkat kelembagaan maupun perangkat pendukung manajemen universitas, satu di antaranya dokumen anggaran berbentuk RKAT,” kata Direktur Ditrenbang UPI, Dr. Agus Setiabudhi, M.Si.



Dijelaskan Direktur Direnbang, bahwa aplikasi RKAT 2013 ini merupakan penyempurnaan dari aplikasi DIPK dalam menyusun RBA yang telah dilakukan unit kerja pada bulan Juli 2012 yang lalu bukan lanjutan dari aplikasi SIKU sebagaimana RKAT 2012.

“Sehingga wajar saja apabila masih ditemukan beberapa kendala dan kekurangan dalam penggunaannya dan hal ini merupakan feedback bagi kami untuk terus berupaya menyempurnakan aplikasi RKAT 2013 ini,” ujar Dr. Agus Setiabudhi, M.Si.

Diharapkan melalui pelatihan aplikasi RKAT 2013 ini dapat memberikan kemudahan bagi kita semua dalam penyusunan RKAT 2013, tambah Dr. Agus Setiabudhi, M.Si.

Latihan Teknik Dasar Renang Gaya Dada

 
Renang gaya dada merupakan salah satu teknik berenang yang paling mudah dan bahkan hampir semua orang mampu menguasainya. Disini saya akan memaparkan bagaimana latihan teknik dasar untuk melakukan renang gaya dada. Ok kita mulai :D

GERAKAN KAKI GAYA DADA

Setelah meluncur, kaki ditekuk (lutut) kemudian berikan sedikit gerakan memutar keluar. Lalu tendangkan sampai posisi kedua kaki terbuka dan luruskan sampai kedua kaki agak sedikit bersentuhan. Jadi urutan gerakan kaki gaya dada yaitu tekuk, tendang dan rapatkan. Latihan ini dapat dilakukan dengan memgang ke tepi kolam dan melakukan gerakan diatas secara berualang (drilling).

GERAKAN TANGAN GAYA DADA

Posisi awal kedua tangan lurus diatas kepala (kedua telapak tangan saling bertemu dan menempel). Kemudian tarik tangan ke samping kanan dan kiri, tetapi tidak terlalu jauh ke samping, cukup tarik ke samping selebar bahu selebihnya tarik ke bawah dan luruskan tangan kembali.
Jadi urutan gerakan tangan gaya dada yaitu luruskan, buka kesamping dan luruskan kembali. Latihan ini dapat dilakukan secara berpasangan dilakukan di kolam pendek, 1 orang memegang kaki dan 1 orang lagi melakukan gerakan di atas secara berulang (drilling).

GERAKAN KOMBINASI

Gerakan kombinasi ini dilakukan secara bergantian dengan tangan yang memulai terlebih dahulu. Pengambilan nafas dilakukan ketika derakan tangan ke samping sambil mendorong, kemudian kepala mendongkak ke atas sambil mengambil nafas. kemudian masuk kembali sambil melurusakan kaki dan begitu seterusnya.

Kamis, 20 September 2012

Rektor Melepas 44 PNS Universitas Pendidikan Indonesia Pergi Haji

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., didampingi Pembantu Rektor bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Usaha Prof. Dr. H. Idrus Affandi, M.Pd., melepas 44 dosen dan karyawan Universitas Pendidikan Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji tahun 1433 H / 2012 M, Rabu (19/9/2012), di Masjid Al Furqan UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Dalam sambutannya, Rektor berpesan kepada seluruh jemaah haji untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, serta dapat berangkat haji dengan penuh ketawakalan agar memperoleh kenikmatan, kekhusukan, dan kebahagiaan dalam menjalankan ibadah Haji sesuai anjuran Rasulullah Muhammad Saw. Rektor juga mengimbau kepada para calon jemaah haji untuk membulatkan niat haji “Lillahi Ta’aala”, tenangkan pikiran, serta menghilangkan pikiran yang memberatkan terkait urusan pekerjaan maupun keluarga di tanah air untuk diserahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.

Kegiatan ini diisi oleh ceramah dan tausyiah dari Drs. H. Jojo Joharno, M.Pd.I. Dalam tausyiah nya, ia menyampaikan bahwa sesungguhnya Ibadah haji merupakan panggilan dari Allah SWT. Kita calon jemaah haji yang berangkat tahun ini harus banyak bersyukur kepada Allah SWT karena tidak semua orang dapat 
merasakan kenikmatan, kebahagiaan, dan kehusyukan ibadah haji.

  

Jojo Joharno juga menjelaskan bahwa ibadah haji merupakan sesuatu yang amat dirindukan seluruh umat Islam, karena kita akhirnya dapat menghadap secara langsung dengan Kakbah yang mungkin selama ini hanya diniatkan dan dibayangkan saat kita shalat di masjid atau di rumah saja. Maka bercucurlah air mata para jemaah haji begitu melihat Kakbah, tidak hanya yang baru pertama kali pergi haji dan melihat Kakbah, bahkan yang sudah berkali-kali melaksanakan ibadah haji pun masih bercucuran air mata saat menghadap Ka’bah. Itu menandakan kerinduan kita kepada Baitullah.